Tiga B

10/11/2011

2 Comments

 
B adalah abjad kedua dari tangga alfabet latin. 
B berasal dari sebuah piktogram denah sebuah rumah dalam aksara hieroglif mesir atau aksara Proto-Sinaitik. Sekitar tahun 1050 SM, huruf itu dikembangkan dalam abjad Fenisia menjadi bentuk linear dan bernama beth.

Penggunaan
dalam kebanyakan bahasa yang memakai alfabet latin, huruf B menandakan konsonan letup dwibibir (untuk mengetahui bagaimana itu letub dwibibir, coba sebutkan B dan perhatikan apa yang terjadi di bibirmu, seakan akan ada letupan di tengah tengah dua bibir yang berdempetan...ahaha...penjelasan koplak).

Dalam bahasa Estonia, Islandia dan juga transkripsi bahasa Tionghoa, B tidak bersuara tapi masih dibedakan dengan huruf P, yang dipanjangkan dalam bahasa Estonia, dan dihembuskan dalam bahasa Islandia dan Tionghoa. 

Cukup buat pelajaran huruf huruf ini. kayaknya dulu guru TK kita pernah ngajarin huruf B ini, walopun gak ngajarin sejarah sama pemakaiannya. :D

B for Bukittinggi

Bukittinggi, kota kecil yang sejuk (?) dan asri (?) yang terletak di rangkaian bukit barisan yang membujur sepanjang pulau sumatera, yang dikelilingi Tiga gunung, serta berada pada ketinggin 909-941 mdpl. 

Kota yang bernama Belanda Stadsgemeente Fort De Kock dan berganti nama menjadi Bukittinggi Si Yaku Sho pada masa pemerintahan Jepang inilah tempat saya tumbuh dan berkembang, (ya walaupun rada ke timur nya sedikit... hehehe). Tempat yang menjadi tujuan berpulang dan penuh kenangan tentunya.

B for Bandung

Kata Bandung berasal dari kata Bendung atau Bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava gunung Tangkuban Parahu yang lalu membentuk telaga. Bandung terlihat dikelilingi oleh pegunungan ini memang secara geografis mirip-mirip dengan suasana Bukittinggi. Bandung yang sejuk (?) dan asri (?) ini, (tanda tanya dalam tanda kurung memang patut dipertanyakan) menjadi kota labuhan kedua saya untuk menetap. Kota yang terkenal dengan geng motor dan Bandung Lautan Asmara (hehehe) nya inilah tempat saya menempuh kehidupan bermahasiswa. Kota ini memang pantas dijuluki Kota Kembang (walaupun saya tidak pernah ketemu dimana kembang atau bunga itu banyak di bandung) memang telah memekarkan kembang memori di kepala saya. 

B for Batam
Kota Batam adalah kota terbesar di profinsi Kepulauan Riau. Kota ini lokasinya sangat strategis, selain berada pada jalur pelayaran Internasional, kota atau pulau Batam ini juga berbatasan dengan Singapura, dan Malaysia. Konon, lampu lampu dari negara Singapura kelihatan jelas dari Kota Batam ini. 
Kota yang kabarnya dibangun atau dikembangkan oleh bapak pesawat Indonesia yang tak lain dan tak bukan yaitu bapak Beje Habibi ini menjadi tujuan persinggahan saya yang berikutnya. 
Moga di post berikutnya saya bisa membahas Batam ini lebih jauh.

B for ???

rada unik memang jika melihat hal hal sepele seperti ini, dan semoga J yang menjadi persinggahan berikutnya.
 


Comments

chika
21/11/2011 11:48am

B for Banten...
nyaris ke situ juga kan..ahahaha

Reply
kluina ai
26/11/2011 1:50pm

iya juga yah...hohohoho

Reply



Leave a Reply